New Post

Rss

Monday, December 30, 2013
Biografi Musisi Opick

Biografi Musisi Opick



Aunur Rofiq Lil Firdaus. Ia dilahirkan dari pasangan Dra. H. Lilik Sholelah dan Abdul Gofur, di Jember, Jawa Timur, 16 Maret 1974. Walaupun Opick kecil dikenal anak bandel, tetapi dalam hal mempelajari agama, ia termasuk anak yang rajin. Dari kedua orangtuanyalah pendidikan agama lebih banyak diperolehnya. Cucu K.H. Abdul Mukti, seorang kiai yang cukup ternama di daerahnya, ini memiliki jiwa mandiri, percaya diri, dan pikiran ke depan. Sebagai anak yang datang dari keluarga sederhana, Opick termasuk anak yang terbiasa menelan kehidupan lingkungan susah sebagaimana umumnya kehidupan di perkampungan.

Kali pertama Opick memahami arti kemandirian, bermula sejak di bangku SD ketika ia harus tinggal di tempat kos agar bisa dekat dengan sekolahnya. Di sinilah sebetulnya jiwa kepemimpinannya tertanam karena segala tindakan dan sikapnya harus diambil sendiri tanpa mengandalkan ibu-bapaknya yang berada jauh dari tempat kosnya. Sikap ini berlanjut hingga di masa remaja. Perasaan minder dengan keadaan yang dijalaninya acapkali ditutupi dengan perilaku-perilaku yang berani dan menunjukkan sikap-sikap yang menarik hati teman sebayanya. Opick berani mengambil sikap melawan arus untuk mempertahankan prinsip dan cita-cita yang dipegangnya. Meskipun begitu, ia dapat diterima oleh kawan sebayanya, bahkan dalam beberapa kesempatan, selalu dijadikan pemimpin oleh teman-temannya.

Sejak SMP, Opick sudah memiliki bakat bernyanyi dan mampu memainkan beberapa alat musik, bahkan mendirikan sebuah band. Perjalanan bermusik Opick dijalani dengan panjang. Namun, tekad dan kerja kerasnya terus tertanam untuk bisa mencapai kesuksesan. Ketika memasuki usia dewasa, Opick tetap memegang teguh prinsip hidupnya. Berbeda dengan ketika ia kecil, pada masa ini Opick lebih berpikir bagaimana mewujudkan cita-citanya, khususnya dalam berkarier di dunia kesenian (musik dan teater). Setelah tamat SMA, ia memutuskan untuk bisa berdomisili di Jakarta dalam mewujudkan cita-citanya.

Dengan modal rekaman lagu dengan alat yang serba terbatas, ia menawarkan lagu-lagunya. Namun, semuanya sia-sia. Tidak ada label yang menerimanya. Pada 1993, awalnya Opick berdomisili di Jakarta, tepatnya di Gang Sawo, Rawamangun. Selain aktif dalam kegiatan warga dan keagamaan serta ramah berbaur dengan lingkungan sekitarnya, Opick ikut kegiatan Komunitas Sawo atau dikenal dengan komunitas teater Bela Studio. Waktu itu, opick sangat bercita-cita bisa bergabung dan aktif di Bengkel Teater yang dipimpin Rendra. Kehidupan Opick di Jakarta di masa-masa itu jauh dari kemapanan. Modal di Jakarta adalah sedikit bakat dalam kesenian khususnya dalam hal musik dan ilmu agama secukupnya. Namun begitu, di lingkungannya ia dikenal sebagai seorang santri. Hal itulah yang membuat greget dalam dirinya. Dia menyesali betapa ia tidak mendalami agama sejak dari dahulu. Dengan itikad itulah, ia terdorong untuk lebih mendalami agama di Jakarta. Besar di lingkungan santri sedari kecil menjadi modal kuat baginya dalam berinteraksi dengan ilmu agamanya.
Biografi Musisi (Ariel NOAH)

Biografi Musisi (Ariel NOAH)



Nazril Irham atau akrab disapa dengan panggilan Ariel atau Ariel Noah lahir di Pangkalan Brandan, Langkat, Sumatera Utara , 16 September 1981. Dia adalah seorang penyanyi Indonesia yang merupakan vokalis dari grup musik fenomenal Peterpan yang kemudian berganti nama menjadi NOAH. Ariel adalah anak bungsu dari 3 bersaudara dari suku Melayu. Ariel adalah vokalis kelompok musik populer Peterpan. Ariel juga tercatat sebagai mahasiswa jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung. Ayah Ariel adalah seorang pegawai lapangan di perusahaan minyak Pertamina. Sementara ibunya adalah ibu rumah tangga biasa. Karena berprofesi sebagai pegawai lapangan, sang ayah bekerja di lokasi yang berpindah-pindah.

Gara-gara hobi menggambar, Ariel sempet bercita-cita jadi arsitek. Tapi, di tengah perjalanan hidupnya, ia menemukan satu hobi baru yang diminatinya, yaitu bermain musik. Dari sinilah Ariel kemudian meniti karier. Ariel pernah menikah dengan Sarah Amalia, namun kini telah bercerai. Bersama Sarah, ia dikaruniai putri bernama Alleia Anata. Ariel resmi bercerai dengan Sarah pada 27 Mei 2008.

Tinggal di Pangkalan Brandan beberapa bulan, Ariel kecil dan keluarga harus pindah ke Langsa, sebuah kota yang ada di Nangroe Aceh Darussalam. Setelah tinggal di sana selama tujuh tahun, Ariel sekeluarga lantas pindah ke Bandung. Sebuah kota yang udah dianggap Ariel sebagai “rumah”-nya sendiri. Sejak kecil Ariel telah memperlihatkan bakat besar di bidang seni, tapi bukan di bidang menyanyi. Bakat seni yang terlihat dari Ariel justru di bidang menggambar. Dia sempat menjuarai beberapa perlombaan menggambar di Bandung.

Sejak kelas I SMP, Ariel telah intens membentuk grup musik band. Band pertama yang dibentuknya bernama Peppermint. Sayang, nasib nih band ini hanya bertahan tujuh bulan. Lantas, Ariel membuat band lagi bernama Sliver, Cholesterol dan Topi. Lagi-lagi, semuanya bubar di tengah jalan. Tapi, band yang disebut terakhir lumayan berjasa buat kariernya. Beberapa orang yang tergabung di Topi –termasuk Ariel-, sepakat membentuk band baru. Sebuah band yang diberi nama Peterpan dan bertahan sampai sekarang.

Bersama Peterpan, Ariel berupaya menembus kafe-kafe top di Bandung. Penampilan Peterpan yang atraktif plus vokal Ariel yang berkarakter diam-diam menarik minat Noey –eks basis Java Jive yang belakangan jadi produser- untuk memasukkan lagu mereka dalam album kompilasi Kisah 2002 Malam. Lagu Mimpi Yang Sempurna yang termuat di album kompilasi itu sukses jadi modal buat Peterpan untuk menembus industri rekaman. Tahun 2003, Peterpan merilis album Taman Langit.

Album ini ternyata meledak. Harus diakui, salah satu faktor yang mendukung larisnya album ini adalah vokal Ariel dan kemampuannya mengolah lirik. Lirik-lirik yang dibuat pengagum Kahlil Gibran ini amat dalam. Mampu menyentuh dasar hati pendengar lagu-lagunya. Wajar jika nama Ariel semakin
melambung. Posisinya sebagai frontman memungkinkannya menjelma jadi idola baru. Puncaknya, saat album Bintang di Surga dirilis pertengahan 2004 lalu. Ariel bener-bener jadi pujaan pencinta musik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Di tengah banjir popularitas, Ariel sempet terganjal masalah. Ia digosipkan telah menghamili pacarnya, seorang gadis asal Semarang yang bernama Sarah Amalia. Gosip ini tak dapat dielakkan oleh Ariel. Belakangan, ia malah bersedia mengawini Lia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebuah perkawinan yang dirahasiakan dari sorotan media. Menikah di usia muda sempet membuat banyak orang ragu pada kelangsungan karier Ariel dan Peterpan. Keraguan itu jelas harus dijawab oleh Ariel. Caranya, apalagi kalo bukan terus berkarya dengan sepenuh hati. Terus menghasilkan lagu-lagu yang menghibur dan bisa dinikmati oleh pendengar musik Indonesia. Selain berkarier di dunia musik, Ariel sekarang menjadi bintang iklan. Ia menjadi model iklan Sunsilk bersama model Amy Lee.

Selain itu, Ariel pun menjadi bintang film dalam film populer Sang Pemimpi. Ariel memerankan tokoh Arai, seorang pemuda yang tak pernah berhenti bermimpi. Pada bulan Juni 2010, Ariel terlibat skandal rekaman video berisi adegan persetubuhan yang melibatkan dirinya dengan Luna Maya dan Cut Tari. Sidang Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat akhirnya menjatuhkan hukuman penjara terhadap Ariel Peterpan selama 3 tahun 6 bulan, dan denda Rp. 250 juta. Dalam kasus tersebut, Luna Maya dan Cut Tari dijadikan saksi.

Setelah 2 tahun mendekam dipenjara, Ariel kemudian keluar dari penjara pada tahun 2012, ia hanya dikenakan wajib lapor. Setelah keluar, Ia bersama personil Peterpan lainnya (Uki, Lukman, Reza) plus David yang baru bergabung, kemudian Pada 2 Agustus 2012, mereka mengumumkan nama baru mereka, yaitu Noah. Noah sendiri berarti membuat nyaman, memberi ketenangan, dan panjang umur. Tidak hanya nama bandnya berganti, nama sebutan penggemar mereka juga berganti nama dengan menghilangkan embel-embel Peterpan. Pada bulan yang sama, menggunakan nama baru, band ini merilis singel "Separuh Aku". dan buku "Kisah Lainnya". Buku ini dijual di semua toko Kepustakaan Populer Gramedia dengan harga Rp. 65.000 + Bonus CD Audio Album Instrumental "Suara Lainnya". Pada September 2012, Noah merilis album studio bertajuk Seperti Seharusnya. Lagu andalan album ini adalah "Separuh Aku" dan "Hidup Untukmu Mati Tanpamu". Penjualan album baru ini dilakukan melalui gerai KFC dan sudah terjual hingga 200 ribu keping selama tiga hari pertama penjualannya.

Pada 15-16 September 2012, Noah melakukan konser di Melbourne, Hong Kong, Kuala Lumpur, Singapura, dan berakhir di Jakarta. Setelah CD original album Seperti Seharusnya terjual 1 juta kopi dalam waktu 5 bulan setelah perilisan, Noah mendapatkan penghargaan berupa plakat Multiplatinum dari Musica Studios dan Swara Sangkar Emas. Lagu "Separuh Aku" merupakan soundtrack sebuah sinetron berjudul Separuh Aku. Band baru yang bernama NOAH ini kemudian semakin populer di tahun 2013.
Biografi Musisi (Bondan Prakoso)

Biografi Musisi (Bondan Prakoso)



Anang Hermansyah lahir di Jember, Jawa Timur, 18 Maret 1969, Sejak SMA di Jember, Jawa Timur, Anang telah tergabung dalam sebuah band. Namun dirinya baru serius bermusik saat kuliah di Universitas Islam Bandung dengan bergabung dalam sanggar milik Doel Sumbang. Anang bahkan sempat membuat rekaman bersama Doel Sumbang, meski akhirnya tidak dipublikasikan.

Pada tahun 1989, Anang memutuskan untuk hijrah ke Jakarta dan berkenalan dengan Pay Siburian, gitaris BIP yang saat itu masih memperkuat Slank. Melalui Pay, Anang pun masuk dalam lingkungan pergaulan Gang Potlot dan kemudian memperkuat grup Kidnap. Bersama Kidnap, Anang menelurkan album Katrina pada tahun 1993.

Setelah lepas dari Kidnap, Anang memutuskan untuk menempuha jalur solo dan mengeluarkan album, antara lain "Biarkanlah", "Lepas", "Melayang" dan "Tania". Bersama istrinya, Krisdayanti, Anang mengeluarkan album "Berartinya Dirimu", "Kasih", "Buah Hati" dan "Makin Aku Cinta". Setelah ia bercerai dengan Krisdayanti, ia merilis albumnya Separuh Jiwaku Pergi. Ia juga berduet dengan Syahrini dalam lagu Jangan memilih aku. kemudian ia juga menyanyikan lagu Cinta Terakhir dengan Syahrini setelah itu ia kemudian memutuskan untuk berduet dengan Ashanty.

Album solo
Biarkanlah (1992)
Lepas (1994)
Melayang (1996)
Tania (1999)
Jati Diri (2001)
Mata Cinta (2003)
Separuh Jiwaku Pergi (2009)

 
Album duet
Cinta (1996)
Kasih (1997)
Buah Hati (1998)
Makin Aku Cinta (2001)
Menuju Terang (2002)
Sepuluh Tahun Pertama (2006)
Dilanda Cinta (2009)
Jangan Memilih Aku (2010)
Tanpa Bintang (2010)
Jodohku (2011)

Selain sukses menyanyi, Anang juga menjadi pencipta lagu, aranjer sekaligus produser untuk beberapa penyanyi, termasuk untuk sang istri, Krisdayanti, sambil mengelola Studio Hijau, studio rekaman miliknya. Anang juga sukses menggelar Konser 3 Diva, yang melibatkan mantan istrinya, Krisdayanti, serta Titi DJ dan Ruth Sahanaya.

Tak hanya di dunia seni tarik suara, Anang juga melebarkan sayap di dunia seni peran
dengan memproduseri film berjudul "Susahnya Jadi Perawan". Film ini didukung oleh Restu Sinaga, Nova Eliza, Al Fathir Muchtar, Olga Syahputra, Tio Pakusadewo, Julia Perez dan Emmie Lemu.

Anang bersama sejumlah musisi beken, seperti Indra Lesmana, Abdi Negara, dan Triawan Munaf, bergabung untuk mendirikan portal musik. Portal tersebut diberi nama IM:port (Independent Music Portal). IM:port bertujuan memberi kesempatan kepada semua musisi, baru dan senior, untuk 'menjual' karya-karya mereka secara lebih mudah ketimbang melalui prosedur label yang dikatakannya sebagai 'cukup ruwet.'

Anang menikah dengan Krisdayanti pada tanggal 22 Agustus 1996. Dari pernikahan tersebut mereka mempunyai 2 orang anak, Titania Aurelie Nurhermansyah (lahir tahun 1998) biasa dipanggil Aurel or Loli dan Azriel Akbar Hermansyah (lahir tahun 2000) biasa dipanggil Azriel or Jiel. Sejak awal pernikahan mereka sering kali dilanda gosip. Meski demikian telah 13 tahun berlalu, akhirnya pasangan ini bercerai secara agama bulan Agustus 2009, kemudian bercerai secara hukum pada November 2009, sekarang ia memilih berduet dengan Ashanty setelah sebelumnya berduet dengan Sharini. Anang di kabarkan akan segera menikah dengan Ashanty pasangan duetnya sekarang setelah sebelumnya berpacaran.
Biografi Musisi (Bondan Prakoso)

Biografi Musisi (Bondan Prakoso)



Bondan Prakoso dilahirkan pada tanggal 8 Mei 1984, dia adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik pada tahun 80-an. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Kini Bondan Prakoso dikenal sebagai personil dari band Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. sebagai bassist, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik.

Pada awal tahun 2002, Bondan Prakoso yang juga dikenal oleh publik sebagai pemain bass berbakat besar, yang juga mantan pemain bass di sebuah band bernama Stream Funk Funky Kopral, dan Tito alias Titz yang dikenal sebagai rapper dan kelompok disebut Fade2Black, sering berbagi pemikiran dan ide untuk satu sama lain tentang musik. Mereka berdua datang dari latar belakang yang berbeda dari musik, Bondan Prakoso lebih mungkin di Funk dan musik Rock dan Titz dalam Rap / Hiphop. Pasangan ini kampus 2 dari Fakultas Budaya dan Humaniora, deepin 'dalam literatur Belanda, adalah Perguruan Tinggi teman di Universitas Indonesia, Depok.

Biografi Bondan Prakoso - MusisiDitahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik. Sayang, setelah album ketiga dirilis, ia mengundurkan diri dari Funky Kopral, Bondan Prakoso memutuskan untuk melangkah lebih jauh saat ia memutuskan untuk pensiun dari mantan band mereka, Funky Kopral.

Pada tahun 2004 adalah tahun dimana Bondan datang dengan sebuah ide untuk menggabungkan berbagai jenis musik dan menggabungkan mereka dalam bentuk paket baru musik, seperti pada pertengahan tahun, ia telah meminta Titz untuk bergabung dalam proyek musik. Titz berpikir bahwa akan lebih kuat dengan kelompoknya bergabung masuk Situasi ini semakin varietas lebih banyak dan lebih berwarna sebagai Bondan disetujui untuk melibatkan grup ini Hiphop dari Bogor, Fade2Black, dalam proyek ini. Alih-alih hanya 1 rapper, proyek musik ini menggabungkan 3 rapper, Titz, Santoz dan Lezzano. Bondan & Fade2Black di tahun 2004, mereka mulai melangkah lebih jauh dengan proyek ini dan berbagai jenis musik sedikit pun diciptakan
Thursday, December 26, 2013
Part of the Drum and Hardware

Part of the Drum and Hardware


The drum consists of a variety of tools into a single unit . In these parts have Different functions . Here we discuss about the parts of the drum and its function :
A. Snare
Snare is the most vital element in the drum , a snare as a determinant part in determining the playing drum beats . Snare was composed of a variety of sizes between 10 " to 15 " . In this part there is a snare that is very important is snarewire / Stainer located under the snare . If we hit the top of the drum , then Stainer is in Squeeze at the bottom of the snare will berintraksi generating a very loud sound .
Types of Snare :
- Snare usual , measuring 5 ½ " - 6 ½ " emit a tone or a tone that was
- Snare thick size , measuring 7 " -8 " emit a tone or a deep tone .
- Snare thin size has 2 types

    
1 . Piccolo snare drum measuring 4 " -4 ½ " ( Metal or brass ) .

       
Measuring 3 ½ " -4 " made ​​of wood or wood .

    
2 . Soprano snare drum is the same as Piccolo thin but smaller diameter

       
( Piccolo 14 " , Soprano 12 " -13 " ) .

Now comes the snare drum snare drum that is small like a small tom ( 12 " , 10 " and even 8 " ) .

B. bass Drum
At first used the bass drum in the marching band wear ( sizes 26 " , 28 " , ) . In today used the bass drum is 24 " ( rock ) , 22 " , 20 " , 18 " , there is even a 14 " .
The bass drum is a drum that is part of a very vital part of the drum .Because the bass drum has a function similar to the snare drum , which is a decisive knock in our play . Bass drum is usually played by the right foot of our ( standard ) or can be The second leg was played by us ( depending on needs ) . In our bass drum memainkian assisted by tool that pedal .
C. Tom - Tom
Tom - tom drums are complete on the drum set , which can be freely drummer mem - tom - varying pukulan.Tom emerged in the 30's decade ; initially not be in tuning . Tom - tom consists of a variety of different sizes and materials . Toms usually made ​​from maple or birch wood . In a standard set of drums , tom - tom is divided into 3 parts :
- Small tom- tom 1
- Small tom- tom 2
- Large tom - tom or floor tom
Tom - tom drum having air- variation size : 6 " , 8 " , 10 " , 12 " , 13 " , 14 " , 15 " , 16 " , 18 " , 20 " .
D. cymbal

 
Cymbals are divided into various sections :

 
1 . Hi- Hat Cymbals

    
Hi - hat cymbals are 2 slabs are mixed into one piece. Usually both parts have the same size , but for some drummer they prefer to use the hi - hat of different sizes . The function of the hi - hat is very important, For hi - hat has a role set the tempo / time in permainnan .
    
Hi - hat has a size of 10 " , 13 " 14 " , and 15 " . In earlier times the drummer not familiar with Hi - hat ,
    
but " Low Boy " ( located below ) . Hi - hat appeared in the mid 20's decade
    
( say hi - hat because it looks like a top hat ) . It now appears too remote hi - hat ,
    
ie hi - hat using a cable .

 
2 . Ride Cymbal

    
Ride cymbal has the same function as the hi - hat , ie as an accompaniment or rhythm .
    
In a drum set , usually only one ride cymbal while there are many other types of cymbals . Ride cymbals have a size of 18 " -26 " .

 
3 . crash cymbal

    
Crash cymbal serves as the variation in the game . Usually we hit the crash cymbal
    
at certain times ( fill-in ) . Crash cymbal has a size of 15 " , 16 " , 17 " , 18 " , 19 " , 20 " and 22 " .
    
Crash cymbal size thinner than on the ride cymbal . Kind, including dark crash ,
    
power crash , crash , light , medium crashes , thin crash , crash ride , flat crashes , etc. .

 
4 . Splash cymbal

    
Splash cymbal has the same function as a crash cymbal . But Splash cymbal has a smaller size , and the size of the splash cymbal 6 " , 8 " , 10 " , and 12 " .

 
5 . China cymbal

    
China cymbal has the same function with a crash cymbal , china cymbal but have different shapes . China cymbals cymbal that has the form on the feedback . China cymbals have varied sizes of between 8 " to 20 " . China cymbals created because of the influence of music
    
China.

 
6 . Bell cymbal

    
Size and shape of the splash cymbal , only much thicker in size .

 
7 . Sizzle cymbal

    
Having rivets at the edge of the cymbal , resulting in a long hissing sound , then came the hi-hat sizzle . Then there was another attempt to produce a hiss that is by installing chains on cymbals . Nowadays it is rare sizzle cymbal .

E. hardware drum
On the whole drum strukutur , we should not forget the existence of a hardware drum . Where hartware drum consists of various parts:

   
- Hi - hat stand

      
Hi - hat stand serves as a place to put the hi - hat cymbal . Usually the hi - hat pedals are pedals that serves as the control of the hi - hat cymbal which consists of 2 pieces of this cymbal .

   
- Snare Stand

      
Snare stand serves as a place to put the snare , snare stand usually has a simple nature moved around , so that we can play drums freely shift the position of the snare at will .

   
- Cymbal Stand

      
Cymbal stand is useful to place hanging cymbals , cymbal stand properties are also easy to move-move , so we can freely move them around .

   
- Tom Holder

      
Tom put a place holder useful for tom-toms . Basic tom holder is usually attached to the top of the bass drum .

   
- Pedal

      
Serves as a drum pedal beater on the bass drum . Pedal with the right foot in motion by means of pedal stomp to the rhythm of the song . Pedal drum divided into 2 types , namely single pedal and double pedal . The drum pedal made ​​by Ludwig about a dozen years .

   
- Trones

      
Trones serves as the drummer seat . Trones has a rounded shape and easy seat in a spin so easy to adjust the position of the players in play . Now comes trones with shapes such as saddle vespa , even equipped with a backrest .

   
- Muffler

      
In cepitkan on the rim , to dampen sustain. Soft part ( cork , foam ) stick / head pressing .

   
- Adapter

      
To weave a cymbal holder , tom - tom holder , and others , on a cymbal stand , hi - hat stand , and others .

   
- Octoband

      
Long tube -shaped , with one side ( above ) given the head . Diameter size of 6 " or 8 " .
      
In drum sets , typically used antara4 to 8 pieces octoband with different tuning . There is also a call octodrum .

   
- Gong Drum

      
Diameter size width 20 " , mounted like tom with stand . Lower tuning without dampers . This tool drummer Billy Cobham creations .

   
- Cowbell and Woodblock
      
Cowbell commonly used in drumset . Besides cowbell , tambourine too many mounted on drumset .
      
There are some drummers put under the drum and cowbell diminkan using the pedal .
Copyright © 2012 ALL ABOUT MUSIC All Right Reserved
Posted by Amirul Mu'minin